UPAYA MENURUNKAN TEKANAN DARAH (DAHMEDA)
DIET AMAN HIPERTENSI DENGAN METODE ( DASH )
Minggu, 13/10/2019, Masyarakat dapat menurunkan tekanan darahnya dengan melakukan pola DASH diet. Pola yang dirancang untuk mengontrol tekanan darah mampu menurunkan tekanan darah pada penderita pre-hipertensi dan hipertensi. Sehingga angka hipertensi khususnya di Indonesia dapat di turunkan dengan melakukan metode DASH yang baik dan tepat, hal ini disampaikan oleh Kevin Arova mahasiswa semester lima program studi Keperawatan S-1 di Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta ( Unjani ), sebagai hasil tim diskusi kelompok tujuh, di ruang tutorial Fakultas Kesehatan Unjani Yogyakarta, dengan dosen pendamping Wenny Safitri,S.Kep.Ns.,MNS yang sekaligus Warek 1 dikampus tersebut.
Data WHO di tahun 2015 menunjukkan sekitar 1,13 miliar orang di dunia menderita hipertensi. Di Indonesia, berdasarkan data Riskesdas 2013, prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 25,8%, prevalensi tertinggi terjadi di Bangka Belitung (30,%) dan yang terendah di Papua (16,8%). Pada penduduk usia 15 tahun keatas didapatkan data sebanyak 95% masyarakat di Indonesia kurang mengkonsumsi sayur dan buah, dan juga kebiasaan anak muda yang suka dengan makanan cepat saji yang tinggi garam dan lemak, tentu saja kejadian ini memicu kenaikkan penderita hipertensi (Riskesdas 2018).
Dalam upaya mengontrol terjadinya hipertensi perlu dilakukan kesadaran diri sendiri untuk mengurangi risiko terjadinya hipertensi, di antaranya olahraga, menghentikan kebiasaan merokok, mengurangi berat badan yang berlebih dan mengkonsumsi buah dan sayur (Rahadiyanti, dkk, 2015). Salah satu alternatif untuk intervensi ola makan yang bisa ditempuh adalah melalui DASH. Apa itu DASH? Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) adalah pendekatan pola diet berbasis nutrisi untuk mencegah dan mengendalikan hipertensi yang telah di uji klinis mampu menurunkan kolesterol, lemak jenuh, dan tekanan darah. Diet ini mempromosikan konsumsi sayuran dan buah- buahan , daging tanpa lemak dan produk susu dan dimasukkannya zat gizi mikro ke dalam makanan (Difilippo dkk, 2018).
Penerapan pola diet DASH dapat menurunkan rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik masing-masing sebesar 5,23 mmHg dan 1,98 mmHg. Pola diet DASH merupakan pola diet yang menekankan pada konsumsi bahan makanan rendah natrium (420 mg/hari), tinggi kalium (4700 mg/hari), magnesium (>420 mg/hari), kalsium(>1000 mg/hari), dan serat (25 – 30 g/hari) serta rendah asam lemak jenuh dan kolesterol (<200 mg/hari). Bahan makanan yang terdapat dalam pola diet DASH merupakan bahan makanan segar dan alami tanpa melalui proses pengolahan industri terlebih dahulu sehingga memilki kadar natrium yang relatif rendah (Nurhumaira, 2014).#njb
Simak juga berita :
pelatihan-pendampingan-pijat-bayi
Klik juga Hipno 5 jari ini untuk tidak tertinggal beritanya.